Kamis, 11 Oktober 2012

Hari Kiamat Ilmunya Allah

Kapan datangnya hari kiamat? Sebagai umat beragama kita meyakini kalau kiamat itu pasti datang. Tapi kita tidak tahu kapan itu terjadi karena hanya Allah yang tahu.Masalah kiamat adalah otoritas Allah sepenuhnya.manusia tidak dapat mengetahuinya meskipun dengan menggunakan teknologi yang paling canggih. Sudah banyak orang yang membuat perkiraan tentang terjadinya hari kiamat, tetapi semuanya meleset.Kita harus kembali kepada keyakinan ajaran dasar agama Islam tentang hari kiamat sebagai bagian dari rukun iman.Keyakinan ini mengajarkan bahwa kelak akan terjadi suatu peristiwa yang sangat menggoncangkan dunia dan manusia tidak dapat membebaskan diri dari peristiwa ini.Pada hari itu manusia akan menerima segala catatan amal perbuatannya didunia dan mendapat balasan dari apa yang mereka lakukan selama di dunia.Kalau baik ia akan memperoleh ganjaran surga yang keindahannya tak terlukiskan oleh kata-kata.Sebaliknya, kalau jahat maka ia akan mendapat siksaan neraka yang tak terperi.

Hanya saja kapan terjadinya hari kiamat seorangpun tidak mengetahuinya. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa suatu hari, ketika Nabi Saw, duduk di masjid bersama sahabat beliau, malaikat Jibril datang kepadanya dalam bentuk manusia. Jibril duduk tepat dihadapan beliau dan bertanya tentang iman, islam dan ihsan. Semua pertanyaan tersebut dijawab dengan baik oleh Nabi Saw.Namun ketika Jibril bertanya kapan terjadinya kiamat, Nabi Saw menjawab bahwa yang ditanya tidak lebih tahu daripada yang bertanya. Namun begitu, Nabi menjelaskan tanda-tanda yang mengawali kejadian kiamat tersebut.

Sesungguhnya Allah , hanya pada sisinya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dia-lah yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui dengan pasti apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui dibumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui Lagi Maha Mengenal. (Surat Luqman, (31):34

Ayat ini menjelaskan bahwa hanya Allah yang mengetahui kapan terjadinya hari kiamat Penggunaan kata indahu (disisinya) menunjukkan pengkhususan bahwa hanya Allah yang mengetahuinya, bukan yang lain.Tentang kapan kejadian hari kiamat, Allah tidak memberitahukannya, meskipunkepada Nabi Muhammad Saw.Memang salah satu ke khususan Surat Makkiyah adalah tentang penggambaran tentang hari kiamat dan kepastian akan tibanya.

Dalam ayat lain, surat al-A'raf,[7];178 Allah mengatakan ; Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat:Bilakah terjadinya? Katakanlah:" Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia.Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan yang di bumi.Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba." Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya.Katakanlah;"Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakanmanusia tidak mengetahui."(Qs; al -Araf,[7];178)

Kesadaran akan keterbatasan ilmu manusia akan melahirkan sikap rendah hati dan bertanggung jawab bagi manusia dalam mengelola alam demi kepentingan mereka sebagai khalifah Allah di bumi ini.